Surakarta, 7 Februari 2025 – Biro Inovasi Pembelajaran (BIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan pelatihan penggunaan Smart Classroom dan Standard Classroom. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dosen dalam mengadaptasi pola pembelajaran yang semakin berkembang, baik secara luring, daring, maupun hybrid.

Smart Classroom adalah ruang kuliah dengan fasilitas smart board, proyektor, dan koneksi internet yang memungkinkan penyelenggaraan kuliah hybrid. Sementara itu, Standard Classroom dilengkapi dengan proyektor interaktif untuk mendukung metode pembelajaran yang lebih dinamis.

Pelatihan yang dipandu oleh Bp. Afriza Animawan Arifin dan Bp. Ryan Rizki Adhisa ini diikuti oleh 45 dosen dari berbagai fakultas di UMS. Mereka diberikan pemahaman dan praktik langsung mengenai penggunaan teknologi di dalam kelas, sehingga dapat lebih efektif dalam mengajar sesuai kebutuhan mahasiswa.

Husni Thamrin, selaku Kepala Divisi E-Learning UMS, menjelaskan bahwa terjadi perubahan dalam preferensi mahasiswa terhadap metode perkuliahan. “Lebih banyak mahasiswa yang menginginkan kuliah daring dibandingkan kuliah luring. Jika banyak calon mahasiswa menginginkan kuliah daring, apa yang harus kita lakukan? Tentunya menyesuaikan pola pembelajaran dengan memenuhi kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para dosen UMS dapat lebih siap menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan yang semakin digital. Integrasi teknologi dalam pembelajaran akan membantu meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa serta memastikan proses perkuliahan tetap efektif dan menarik, baik secara daring, luring, hybrid maupun blended.